Kebersihan makanan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Namun, ada banyak mitos menyesatkan terkait kebersihan makanan yang beredar. Simak faktanya di sini.
Masih banyak mitos yang salah saat mengolah atau menyimpan makanan. Padahal, mempercayai mitos tersebut bisa menimbulkan dampak besar bagi kesehatan.
Salah-salah menyimpan atau membersihkan makanan, Anda bisa saja terinfeksi bakteri penyebab penyakit.
Bahkan, mengolah makanan dengan cara yang salah dapat menyebabkan keracunan. Oleh karena itu, ketahui beberapa mitos serta fakta kebersihan makanan di bawah ini.
1. Bila Tidak Berbau dan Masih Terasa Enak, Makanan Tersebut Masih Aman
Tidak semua mikroorganisme jahat menyebabkan perubahan bau dan rasa di dalam makanan yang sudah disimpan beberapa saat.
Biasanya, bakteri, virus, atau parasit yang mencemari makanan tidak langsung membuat perubahan berarti. Kendati demikian, mikroorganisme tersebut tetap bisa membuat Anda mengalami keracunan makanan.
Maka itu, pelajari cara menyimpan makanan sesuai jenisnya. Pastikan Anda menyimpan makanan di wadah kedap udara dan letakkan di dalam kulkas dengan suhu tepat. Hindari mendiamkan atau menyimpan makanan secara terbuka.
Sebelum disantap, Anda juga harus selalu memanaskan makanan terlebih dahulu, ya. Tujuannya agar kuman dan bakteri penyebab penyakit bisa mati, makanan pun jadi terasa lebih nikmat saat dikonsumsi.
2. Daging Mentah Harus Selalu Dicuci
Mitos tentang kebersihan makanan yang satu ini kedengarannya memang masuk akal. Sebab, daging mentah biasanya memang masih mengandung bakteri berbahaya.
Akan tetapi, mencuci daging mentah justru dapat menyebabkan bakteri menyebar kemana-mana, lho.
Begini, bakteri dari daging mentah dapat tersebar ketika Anda mencucinya di bawah air mengalir. Percikan air dari cucian daging umumnya dapat membawa serta menyebarkan bakteri ke alat masak yang ada di sekitarnya.
Oleh karena itu, perhatikan cara Anda membersihkan daging mentah. Usahakan tidak menghasilkan percikan air saat mencuci daging.
3. Hanya Daging yang Menyebabkan Keracunan Makanan
Daging hewan memang bisa menyebabkan keracunan makanan, terutama jika dimasak kurang matang. Akan tetapi, sayuran hijau yang dikonsumsi mentah juga berisiko menyebabkan hal serupa.
Sayuran bisa terkontaminasi oleh bakteri, virus, dan jamur. Selain itu, sayuran umumnya sering terpapar dengan zat pestisida.
Oleh karena itu, bersihkan sayur, cuci dengan air mengalir, dan keringkan. Anda juga dapat memilih sayuran organik untuk menghindari paparan zat pestisida.
4. Makan yang Jatuh Belum Sampai 5 Detik Aman Dikonsumsi
Saat makanan terjatuh ke lantai, kita sering mendengar ucapan “Nggak apa-apa, belum lima detik”. Lantas, kita pun dianggap boleh mengambil dan mengonsumsi makanan yang jatuh tersebut.
Sayangnya, hal ini adalah mitos. Faktanya, bakteri jahat bisa tersebar di mana saja, termasuk di lantai.
Beberapa penelitian juga mengatakan, makanan yang sudah jatuh dalam kurun waktu kurang dari lima detik tetap bisa terkontaminasi bakteri.
Untuk itu, makanan yang sudah jatuh ke lantai sebaiknya dibuang dan tidak usah dikonsumsi lagi.

Add comment