Perbedaan Bleaching Dan Veneer – Di antara para bestie pasti sering nih sulit untuk membedakan antara bleaching dan veneer kan? Nah maka dari itu mimin bakal ngejelasin ini perbedaan antara bleaching dan veneer dibawah ini :
Perbedaan Bleaching Dan VeneerÂ
1. Bleaching
Bleaching gigi adalah proses pemutihan gigi dengan bahan kimia hidrogen peroksida dan karbamid peroksida yang dilakukan dengan sinar laser. Setiap tindakan atau prosedur tetap memiliki risiko atau efek samping, dimana pada bleaching gigi perlu bestie ketahui bahwa tindakan ini akan menyebabkan ketahanan warna putih gigi yang hanya sementara dan dapat kembali ke warna semula karena pengaruh noda dari makanan dan minuman yang dikonsumsi atau kebiasaan merokok,dan meminum kopi. Gigi menjadi lebih sensitif setelah bleaching, dan untuk hasil bleaching gigi (warna putih lebih alami) tidak sama dengan hasil veneer (warna putih seperti cat tembok), dan tidak semua gigi bisa dilakukan bleaching loh bestie, seperti pada gigi yang sudah dilakukan crown gigi, implan, gigi palsu, dan gigi yang sudah ditambal.
2. Veneer
Sedangkan Veneer gigi merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk memperbaiki penampilan gigi dengan cara menempelkan veneer di bagian depan gigi yang terbuat dari resin atau porselen dan akan menempel secara permanen pada gigi bestie. Veneer gigi dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi gigi patah atau rusak, rongga antara gigi yang tidak seragam, gigi runcing atau berbentuk tidak wajar, gigi yang lebih kecil dari gigi sekitarnya, dan perubahan warna pada gigi yang tidak dapat dihilangkan dengan pemutih gigi. Sama seperti bleaching bestie,tidak semua gigi bisa dilakukan veneer, tidak bisa dilakukan pada gigi yang tidak sehat seperti adanya penyakit gusi, gigi yang enamelnya sudah tergerus, gigi yang rapuh akibat pembusukan/patah/tambalan gigi besar, serta orang dengan kebiasaan menggesekkan gigi atas dan bawah (bruxism). Nantinya, sebelum dilakukan veneer gigi, dokter gigi akan melakukan evaluasi pada kondisi gigi dan jika tidak rapih terkadang diperlukan pemasangan kawat gigi sementara, kemudian akan dilakukan penggerusan enamel gigi, pencetakan gigi, hingga penempelan veneer. Veneer porselen dapat bertahan hingga 10-15 tahun sedangkan veneer komposit dapat bertahan selama 5-7 tahun.
Untuk itu jangan lupa ya Bestie agar selalu memeriksakan kesehatan gigi Bestie hanya di Plazamedis!

Add comment