9 Kelainan “MR P” yang harus disunat – Sunat merupakan prosedur pembedahan yang dilakukan dengan tujuan membuang kulit penis bagian luar yang menutupi kepala penis. Hal ini umum dilakukan oleh laki-laki di belahan dunia manapun dengan alasan kesehatan.
9 Kelainan “MR P” yang harus disunat
Secara umum, prosedur sunat akan memberikan keuntungan, seperti:
- Mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih.
- Membersihkan penis menjadi lebih mudah.
- Mengurangi risiko terjadinya kanker penis dan kanker serviks pada pasangan.
- Mengurangi risiko terjadinya infeksi menular seksual.
Namun ada beberapa kondisi yang memerlukan penanganan sunat lebih lanjut.
Apa saja sembilan kondisi tersebut?
- Fimosis
yaitu kelainan yang dialami oleh pria yang belum disunat. Pengidap akan mengalami penyempitan pada kulup penis, sehingga tidak dapat ditarik ke belakang melewati kepala penis.
Jadi pas dia pipis, ketahan dulu (pipisnya) sama kulit kulupnya sampai menggelembung. Kalau tekanan di kulup sudah besar, baru pipisnya bisa keluar sedikit-sedikit.
Jika seorang bayi atau anak laki-laki tidak segera sunat, maka fimosis bisa memunculkan peradangan di lubang penisnya serta infeksi saluran kemih. Ciri-cirinya, fimosis bisa menyebabkan demam pada anak
- Parafimosis
Kondisi ini berkebalikan dari fimosis, yaitu kondisi yang terjadi ketika kulup penis tidak dapat ditarik hingga ke kepala penis. Hal tersebut akan menyebabkan bengkaknya kulup penis, karena peredaran darah pada penis tidak lancar. Ciri-cirinya, anak biasanya sakit berhari-hari, menangis terus, dan sulit pipis. Itu sebabnya anak harus segera sunat.
Seringkali dikaitkan dengan `fenomena disunat jin`. Para orangtua yang kurang memahami masalah ini biasanya kaget ketika melihat kepala penis anaknya tiba-tiba sudah terbuka dan kulupnya pun tidak bisa ditarik kembali. Mereka lalu mengira bahwa ini akibat disunat jin, padahal sebenarnya parafimosis.
- Balanitis
yaitu peradangan yang terjadi pada kepala penis. Pengidap balanitis akan mengalami pembengkakan dan rasa nyeri pada kepala penis. Hal ini lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat.
Biasanya pas kulupnya ditarik ke atas, itu di leher kepala penisnya ada bayang putih-putih. Itu namanya smegma, yaitu kotoran yang menumpuk dan lengket di sana. Kulit penisnya juga biasanya meradang dan merah-merah, jika balanitis tidak segera ditangani dengan cara disunat, maka infeksinya bisa meradang sampai ke saluran kemih yang bisa membuat anak nyeri saat buang air kecil.
- Kondiluma akuminata
yaitu penyakit kulit kelamin yang biasanya terjadi karena infeksi menular seksual. Penyakit yang satu ini biasanya terjadi di sekeliling vagina, penis, atau dubur.
Biasa dikenal juga sebagai infeksi menular seksual (IMS) yang ditularkan melalui hubungan seksual. Cirinya, terdapat kutil di dalam atau di sekeliling penis. Kondisi ini juga bisa mempengaruhi vagina dan dubur. Jika tidak disunat, penis terasa gatal dan bisa berdarah ketika pria melakukan hubungan seksual. Apalagi kondiluma akuminata juga bisa ditularkan ke pasangannya,
- Karsinoma sel skuamosa
yaitu kanker kulit yang menyerang sel skuamosa, yaitu sel yang membentuk lapisan tengah dan luar kulit. Penyakit ini akan ditandai dengan munculnya benjolan atau bercak kemerahan pada kulit.
Kulit penis yang terkena tampak coklat kemerahan, bersisik, berkeropeng dan mendatar. Kadang menyerupai bercak seperti pada psoriasis, dermatitis, atau infeksi jamur.Â
- Hipospadia
Kelainan bawaan sejak lahir ketika posisi uretra penis yang seharusnya berada di ujung justru berada di bagian bawah batang penis. Biasanya diketahui ketika cipratan kencingnya muncrat ke mana-mana, dan pas ereksi melengkung ke bawah.
Jika laki-laki mengalami kondisi ini, penting untuk segara melakukan sunat sambil melakukan operasi untuk membenarkan salurannya. Karena jika tidak, kondisi ini bisa mempengaruhi pria ketika menikah nanti.
Pas dia menikah dan melakukan seks, karena uretranya tidak berada di ujung kepala penisnya, maka sperma yang keluar dari saluran uretra yang berada di bawah penis tidak bisa mencapai rahim. Sehingga membuatnya sulit mendapat keturunan.
- Epispadia
Merupakan kondisi yang berkebalikan dari hipospadia, saluran kemih atau uretra terletak di bagian atas penis. Hal ini terjadi karena pembentukan organ genital yang tidak sempurna ketika memasuki minggu ke-5 kehamilan.
- Megalouretra
yaitu kondisi yang terjadi saat adanya pelebaran non-obstruktif uretra yang biasanya terjadi karena adanya perkembangann abnormal korpus spongiosum dan korpus kavernosum dalam tahap perkembangan janin.
Biasanya orang dengan kondisi ini juga memiliki kelainan-kelainan lain di tubuhnya.
- Webbed penis (Palmatus penis)
yaitu kondisi yang lebih dikenal dengan penis berselaput. Kondisi ini biasanya terjadi setelah melakukan prosedur sunat atau operasi lainnya pada penis. Selain itu, palmatus penis juga dapat terjadi karena adanya pemotongan berlebihan kulit pada penis.
Kondisi ketika kulit skrotum meluas ke batang penis ventral.
Bisa akibat bawaan atau pun akibat iatrogenik, yang awalnya tidak seperti itu, tetapi karena disunatnya kurang tepat, misalnya karena kulupnya diambil terlalu banyak, bisa menyebabkan webbed penis.
Jadi, jika bayi, anak-anak, atau pria dewasa mengalami salah satu kondisi di atas, lebih baik segera kunjungi tempat sunat yang memang ditangani oleh tim medis yang profesional.
Â
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.4.9″ body_font=”|700|||||||” body_text_color=”#000000″ background_color=”#e8e8e8″ custom_padding=”10px|10px|10px|10px|true|true” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” border_color_all__hover_enabled=”on|hover” border_color_all__hover=”#eb3155″ body_text_color__hover_enabled=”on|hover” body_text_color__hover=”#eb3155″ global_module=”987466610″][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]
Add comment