Pemeriksaan Kolesterol yang Tepat – Tes kolesterol total dilakukan yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada risiko penumpukan plak di arteri yang bisa menyebabkan arteri menyempit atau tersumbat di seluruh tubuh kamu (aterosklerosis).
Pemeriksaan Kolesterol yang Tepat
Dalam pemeriksaan Kolesterol itu harus tepat, karena dengan Anda melakukan pemeriksaan yang tepat dapat mengetahui segala macam penyakit yang ada dan seberapa parah penyakit Anda.
Trigliserida
Lemak ini berguna untuk menyimpan dan memberikan energi pada otot. Namun, kadar trigliserida yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi dibandingkan bila memiliki tingkat LDL tinggi.
Low Desinty Liprotein (LDL)
Memiliki LDL dalam tingkat tertentu adalah normal dan sehat karena zat ini memindahkan kolesterol ke bagian tubuh lain yang membutuhkan. Namun, kadar LDL yang tinggi bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung.Karena asam lemak yang yang diangkut oleh LDL mudah lepas dan membentuk plak pada pembuluh darah. Itulah mengapa LDL sering disebut juga dengan kolesterol “buruk”.
High Density Lipoprotein (HDL)
HDL disebut juga sebagai kolesterol “baik” karena zat ini membantu membuang lemak dari dalam tubuh dengan cara mengikat lemak pada aliran darah dan membawanya kembali ke hati untuk dikeluarkan. Semakin tinggi tingkat HDL, maka semakin rendah risiko seseorang terkena penyakit jantung.
KAMU PERLU TAU NILAI RUJUKAN PEMERIKSAAN KADAR LEMAK (dalam mg/dl) (MENURUT PERKENI DALAM PEDOMAN PENGELOLAAN DISLIPIDEMIA DI INDONESIA, 2019
KOLESTEROL TOTAL
DIINGINKAN : <200
SEDIKIT TINGGI : 200-239
TINGGI : ≥ 240 (Resiko tinggi penyakit Kardiovaskuler/Jantung)
TRIGLISERIDA
NORMAL : < 150
SEDIKIT TINGGI : 150-199
TINGGI : 200-499 (Resiko tinggi penyakit Kardiovaskuler/Jantung)
SANGAT TINGGI : ≥ 500 (Resiko sangat tinggi penyakit Kardiovaskuler/Jantung)
LDL
OPTIMAL :< 100
MENDEKATI OPTIMAL : 100-129
SEDIKIT TINGGI : 130-159
TINGGI : 160-189
SANGAT TINGGI : ≥ 190 (Resiko tinggi penyakit Kardiovaskuler/Jantung)
HDL
RENDAH : < 40 (Resiko tinggi penyakit Kardiovaskuler/Jantung)
TINGGI : ≥ 60
Itu dia beberapa penjelasan yang dapat Anda simak, semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua.
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.4.9″ body_font=”|700|||||||” body_text_color=”#000000″ background_color=”#e8e8e8″ custom_padding=”10px|10px|10px|10px|true|true” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” border_color_all__hover_enabled=”on|hover” border_color_all__hover=”#eb3155″ body_text_color__hover_enabled=”on|hover” body_text_color__hover=”#eb3155″ global_module=”987466610″][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]
Add comment