Kapan waktu pelaksanaan khitan untuk seorang laki-laki? – Saat ini proses khitan sudah sangat mudah untuk dilakukan oleh tim medis. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan alat canggih sehingga anak juga tidak perlu merasa takut berlebih. Alasan khitan dilakukan sebagai anjuran dari agama islam dan juga kesehatan. Hal ini dapat mencegah terjadinya berbagai jenis penyakit kelamin seperti infeksi saluran kemih dan lain-lainnya.
Kapan waktu pelaksanaan khitan untuk seorang laki-laki?
Khitan wajib hukumnya dilaksanakan sebelum seseorang tersebut bhaliq atau masa pubertas. Khitan di Indonesia sudah sangat lazim dilakukan. Namun, biasa dilaksanakan saat anak menginjak usia 10 tahun atau tengah duduk di Sekolah Dasar. Untuk Negara barat lainnya sudah menjadi tradisi melakukan khitan pada bayi dikarenakan biayanya lebih murah, aman, dan mencegah terjadi banyak risiko lainnya.
Apakah laki-laki perlu dikhitan atau tidak?
Untuk alat kelamin laki-laki atau penis yang tidak dikhitan akan menjadi tempat untuk tumbuh kembangnya bakteri. Kulit kulup kelamin tidak dipotong. Apabila dibiarkan maka anda harus melakukan khitan. Selain itu, khitan wajib hukumnya dilaksanakan sebelum seseorang atau laki-laki tersebut mengalami bhaliq. Menurut ajaran islam, hukum khitan bagi laki-laki adalah wajib.
Kenapa harus dikhitan?
Menurut bahasa khitan artinya tindakan membuang kulit yang menutup pada kemaluan laki-laki. Kenapa harus melakukan khitan sejak dini? Dengan adanya pertimbangan medis dan agama menyatakan khitan memberikan banyak manfaat dan mencegah beberapa penyakit. Bagi anak dengan usia lebih kurang 6 bulan, memiliki risiko terjadinya infeksi saluran kemih, oleh karena itu khitan wajib hukumnya dilaksanakan sebelum seseorang pubertas atau usia sekitar 10 tahun. Ini sesuai dengan yang dilakukan Rasulullah saat melakukan khitan dan aqiqah pada hari ketujuh sesudah Al-Husein, Al-hasan dilahirkan. Selain itu, manfaat kesehatan lainnya akan menurunkan penyakit menular seksual seperti HIV atau HSV.
Ketika seorang laki-laki memutuskan untuk khitan di usia setelah pubertas maka menurut medis, akan terjadi komplikasi dari proses khitan seperti luka, pendarahan hingga hasil yang kurang sempurna. Usia yang dianjurkan untuk khitan saat usia 7 hingga 10 tahun. Berdasarkan ulama Malikiyah yang sudah dijelaskan oleh Syaikh Wahbah Azzuhaili bahwa anda bisa menunda khitan hingga anak sudah wajib untuk melaksanakan sholat yaitu pada usia 7 sampai 10 tahun.
Tahapan-tahapan khitan
Terdapat beberapa tahapan-tahapan pada saat melakukan proses khitan oleh dokter.
- Anak laki-laki akan berada pada posisi baring
- Biasanya tangan dan kaki akan dibantu pegang oleh orang tua atau orang lain agar tidak bergerak dikarenakan efek dari proses khitan
- Dokter mulai membersihkan area penis dengan antiseptik
- Mulai menyuntikkan obat bius di pangkal penis atau juga dioleskan obat bius tersebut.
- Alat untuk khitan dapat berupa cincin atau laser yang diarahkan ke bagian penis
- Proses pemotongan kulup akan dilakukan
- Setelah kulup dihilangkan maka penis akan langsung dioleskan dengan antibiotik agar rasa nyeri nya bisa berkurang.

Add comment