[et_pb_section fb_built=”1″ theme_builder_area=”post_content” specialty=”on” _builder_version=”4.19.5″ _module_preset=”default”][et_pb_column type=”3_4″ specialty_columns=”3″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_row_inner _builder_version=”4.19.5″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column_inner saved_specialty_column_type=”3_4″ _builder_version=”4.19.5″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_text _builder_version=”4.19.5″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″ link_text_color=”#0C71C3″]
Apa itu kista ovarium – Ovarium kista adalah suatu kantong yang berisi cairan yang terdapat pada ovarium, yaitu organ dalam rahim yang memproduksi sel telur dan hormon estrogen dan progesteron. Kista ini biasanya muncul pada wanita saat masa subur atau menstruasi. Setiap wanita memiliki dua buah ovarium, yaitu satu di sebelah kanan dan satu di sebelah kiri rahim.
Gejala Kista Ovarium
Gejala dari kista ovarium meliputi rasa sakit atau nyeri, perubahan pada menstruasi, dan masalah pada sistem pencernaan. Penyebab kista ovarium dapat berkaitan dengan siklus menstruasi (kista fungsional) atau pertumbuhan sel yang abnormal (kista patologis). Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kista ovarium antara lain mengonsumsi obat untuk menyuburkan, sedang hamil, pernah mengalami kista ovarium sebelumnya, dan mengalami infeksi panggul yang parah, endometriosis, atau PCOS.
 Baca Juga : Penyebab Sulit Hamil dan Cara PenanganPenanganannyaÂ
Diagnosa Kista Ovarium
Diagnosa kista ovarium dapat dilakukan melalui pemeriksaan USG panggul, tes kehamilan, dan tes darah. Tes CA 125 pada darah dapat membantu menentukan apakah kista tersebut ganas atau tidak. Pemeriksaan lebih lanjut seperti laparoskopi mungkin juga dibutuhkan.
Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat kista ovarium meliputi torsi ovarium, kista pecah, dan perdarahan internal. Beberapa langkah pencegahan untuk mengurangi risiko terkena kista ovarium antara lain menjaga berat badan ideal, melakukan aktivitas fisik secara rutin, dan mengkonsumsi diet seimbang.
Meskipun kista ovarium bisa menimbulkan gejala yang tidak nyaman, banyak kista tersebut bersifat benigna dan dapat disembuhkan dengan mudah. Karena itu, penting bagi wanita untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala yang mungkin disebabkan oleh kista ovarium.
Jika dirasa masih ada yang kurang dari penjelasan diatas bestie bisa langsung konsultasikan ke dokter kami di Plazamedis
Jangan lupa juga untuk selalu periksakan kesehatan janin bestie dengan melakukan USG 4D hanya di Plazamedis!
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.16″ body_font=”Poppins||||||||” body_text_color=”#FFFFFF” body_font_size=”0.9vw” body_line_height=”1.8em” background_color=”#eb3155″ custom_padding=”1vw|1vw|1vw|1vw|true|true” custom_padding_tablet=”3vw|3vw|3vw|3vw|true|true” custom_padding_phone=”5vw|5vw|5vw|5vw|true|true” custom_padding_last_edited=”on|phone” body_font_size_tablet=”1.9vw” body_font_size_phone=”3.4vw” body_font_size_last_edited=”on|phone” border_radii=”on|10px|10px|10px|10px” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” global_colors_info=”{}” border_color_all__hover=”#eb3155″ border_color_all__hover_enabled=”on|hover” global_module=”987466610″ theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]

Add comment