Persiapan Sebelum Anak Sunat – Sebelum khitan, sebaikn nya bunda perlu memikirkan persiapan apa saja yang perlu dilakukan. Hal ini penting mengingat kondisi anak yang labil, juga keuangan rumah tangga agar tidak mengganggu. Hal apa saja yang perlu dipersiapkan? Yuk simak berikut ini.
Persiapan Sebelum Anak Sunat
Hal pertama yang harus dipersiapkan orang tua yakni dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang telah ditunjuk. Tanyakan beberapa hal secara mendetail, seperti metode khitan berikut kelebihan dan kekurangannya, hal-hal yang dapat mempermudah serta mempersulit proses khitan dan sebagainya.
Beritahukan pada dokter mengenai kondisi kesehatan anak, apakah ia mengidap hemofilia atau hypospadias dan apa saja obat yang sedang digunakan. Ajak ia ikut serta menemui dokter agar dapat diperiksa secara mendalam, sekaligus menjadi ajang perkenalan yang dapat mengakrabkan ia dengan dokter nya.
- Pahami Kondisi Psikologis Anak
Faktor psikologis anak amat berpengaruh terhadap proses kelancaran khitan. Oleh karena itu, selaku orang tua, cobalah untuk lebih proaktif dalam membangun kesiapan mental si kecil.
Berilah penjelasan padanya mengenai segala sesuatu tentang khitan, termasuk alasan penting mengapa ia harus di khitan dan dampak buruk apabila tidak segera melakukannya. Bicarakan dengan suasana yang hangat dan menyenangkan, jangan sekali-kali menakut-nakutinya dengan ancaman.
Berikan gambaran menyenangkan tentang khitan, seperti proses yang cepat dan tidak menyakitkan. Bila perlu, iming-imingi ia dengan hadiah yang disukai agar anak lebih termotivasi.
- Ajaklah bermain ke teman atau saudara nya yang sudah disunat.
Mengajak anak ke teman atau saudaranya yang baru disunat, ini penting juga agar dari cerita teman nyalah anak akan tahu bagaimana keadaan sebelum dan sesudah disunat. Motivasi dari teman-temannya akan sangat membantu agar anak berani di sunat.
- Persiapkan dengan Matang Kondisi Fisik Anak
Ketika tiba hari dimana proses khitan akan dilaksanakan dan mental anak dirasa sudah siap, selanjutnya pastikan kondisi fisik anak benar-benar baik. Bersihkan bagian dalam kulup agar memudahkan dokter melakukan proses pemotongan. Jangan lupa untuk meminta anak makan dan minum secukupnya.
- Pilih waktu yang tepat
Selalu dampingi anak selama prosedur khitan dilakukan agar ia tetap merasa nyaman. Ajak ia untuk berdoa dan alihkan pemikirannya dengan terus mengajak nya bicara hal-hal yang ia sukai.
Bila perlu, peluk dan genggam lah selalu tangannya. Selain dapat menenangkan hatinya, tindakan ini juga dapat membantu dokter agar anak tidak terlalu sering menggerak-gerakkan anggota tubuhnya.
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.4.9″ body_font=”|700|||||||” body_text_color=”#000000″ background_color=”#e8e8e8″ custom_padding=”10px|10px|10px|10px|true|true” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” border_color_all__hover_enabled=”on|hover” border_color_all__hover=”#eb3155″ body_text_color__hover_enabled=”on|hover” body_text_color__hover=”#eb3155″ global_module=”987466610″][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]
Add comment